Minggu, 24 Maret 2019

Rangkuman Materi BUMN , BUMD & BUMS - Ekonomi (My Journey)



A. BUMN (Badan Usaha Milik Negara)

  BUMN adalah badan usaha yang seluruh atau sebagian besar modalnya dimiliki oleh negara melalui penyertaan secara langsung yang berasal dari kekayaan negara yang dipisahkan.

a. Macam-macam BUMN

Secara umum ada 3 jenis dan bentuk BUMN yaitu perusahaan jawatan (perjan), perusahaan umum (perum) dan peseroan terbatas (persero).

Ø    Perusahaan jawatan (perjan) yaitu BUMN yang keseluruhan modalnya dimiliki oleh pemerintah dan bertujuan untuk kesejahteraan masyarakat umum. Saat ini format BUMN perjan sudah tidak diterapkan lagi.

Ø  Perusahaan umum (perum) yaitu jenis BUMN yang yang modalnya dari APBN pemerintah, namun lebih berfokus pada menghasilkan keuntungan atau profit. Selain pelayanan masyarakat, perum juga mementingkan keuntungan yang diraih.

Ø  Perseroan terbatas (persero) yaitu bentuk BUMN yang sebagian atau seluruh modalnya dari pemerintah yang berbentuk saham-saham dengan tujuan mencari keuntungan.Persero bergerak pada bidang pelayanan publik, namun tidak mendapat fasilitas dari negara.

Contoh BUMN adalah sebagai berikut :

1.      PT Pertamina


PT Pertamina (Persero) menjadi salah satu contoh BUMN paling terkenal. Dulunya perusahaan ini dikenal dengan nama Perusahaan Pertambangan Minyak dan Gas Bumi Negara. Tugas Pertamina adalah untuk mengelola penambangan minyak dan gas bumi di Indonesia.

2. PT Telekomunikasi Indonesia


PT Telekomunikasi Indonesia (Persero) atau Telkom merupakan contoh BUMN yang bergerak di bidang telekomunikasi. Telkom bertugas membangun dan meningkatkan layanan jaringan komunikasi telepon nasional di seluruh Indonesia.

3. PT Garuda Indonesia



PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk adalah maskapai penerbangan nasional Indonesia yang berstatus BUMN. Garuda Indonesia menyediakan layanan transportasi penerbangan pesawat baik secara domestik maupun internasional. Garuda Indonesia dikenal sebagai salah satu maskapai penerbangan terbaik di dunia.

4. PT Perusahaan Listrik Negara (PLN)



PT Perusahaan Listrik Negara atau disingkat PLN merupakan salah satu contoh BUMN yang bergerak di bidang energi listrik. Tugas PLN adalah mengurus ketersediaan energi listrik di seluruh Indonesia, mulai dari pengadaan, perbaikan dan penanggulangan.

5. PT Kereta Api Indonesia (KAI)



PT Kereta Api Indonesia (Persero) atau disingkat PT KAI adalah salah satu BUMN yang bergerak di bidang transportasi. Tugas utama PT KAI adalah menyelenggarakan jasa angkutan transportasi kereta api secara nasional, baik angkutan barang atau penumpang.

6. PT Bank Negara Indonesia (BNI)



PT Bank Negara Indonesia (Persero) atau BNI dikenal sebagai salah satu BUMN di bidang perbankan. Bank BNI dikenal sebagai salah satu bank nasional yang banyak memiliki nasabah. BNI juga menjadi bank komersial tertua yang ada di Indonesia sampai saat ini.

7. PT Bank Mandiri



PT Bank Mandiri (Persero) Tbk merupakan salah satu jenis BUMN lainnya yang bergerak di bidang keuangan dan perbankan yang dikelola pemerintah. Bank Mandiri dikenal sebagai bank terbesar di Indonesia dilihat dari jumlah aset, pinjaman dan deposit bank.

8. PT Bank Rakyat Indonesia (BRI)

PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk atau Bank BRI juga termasuk bank BUMN berikutnya. Sebagai salah satu bank BUMN, bank BRI juga termasuk salah satu bank milik pemerintah yang terbesar di Indonesia yang memiliki jutaan nasabah.

9. PT Bio Farma



PT Bio Farma (Persero) merupakan contoh BUMN yang ada di Indonesia yang bergerak di bidang kesehatan. Tugas Bio Farma adalah memproduksi vaksin dan antisera. Bio Farma turut berkontribusi untuk meningkatkan kualitas hidup penduduk Indonesia.

10. PT Dirgantara Indonesia



PT Dirgantara Indonesia (Persero) adalah jenis BUMN yang berfokus di sektor dirgantara dan pertahanan. Dirgantara Indonesia ini menjadi satu-satunya perusahaan pesawat terbang di Asia Tenggara. Dulunya perusahaan ini dikenal dengan nama Industri Pesawat Terbang Nusantara atau IPTN.

b. Peranan BUMN dalam Perekonomian

Ø   Mencegah agar cabang-cabang produksi yang penting bagi negara dan menguasai hajat hidup orang banyak tidak dikuasai oleh sekelompok masyarakat tertentu.
Ø      Membuka lapangan kerja.
Ø    Melakukan kegiatan produksi dan distribusi sumber-sumber alam yang menguasai hajat hidup orang banyak.
Ø      Memberikan pelayanan untuk memenuhi kebutuhan masyarakat.
Ø      Sumber penghasilan untuk mengisi kas negara.

c. Kebaikan dan Kekurangan BUMN

1) Kebaikan BUMN adalah:
a) Permodalan yang pasti yang dialokasikan dari dana pemerintah,
b) Mengutamakan pelayanan umum,
c) Organisasi BUMN disusun secara mantap,
d) Memiliki kekuatan hukum yang kuat.

2) Keburukan BUMN adalah:
a) Pengambilan kebijakan sangat lambat karena di bawah komando atasan,
b) BUMN banyak yang merugi,
c) Organisasinya sangat kaku.

d.Tujuan Peranan Kebaikan dan Keburukan BUMN

  Badan Usaha Milik Negara adalah badan usaha yang didirikan dan dimiliki oleh pemerintah. Kegiatan BUMN bertujuan:

  • Untuk menambah keuangan/kas negara.
  • Membuka lapangan kerja.
  • Melayani dan memenuhi kebutuhan masyarakat.

B. BUMD (Badan Usaha Milik Daerah)

  BUMD merupakan badan usaha yang dikelola, dibina dan diawasi oleh pemerintah daerah. Sebagian besar bahkan secara keseluruhan modalnya berasal dari negara, yang diambil dari pendapatan masing-masing daerah. Jadi, BUMN bisa dikatakan sebagai cabang dari BUMN. Peranannya sangat penting dalam mengoperasikan dan mengembangkan bidang ekonomi daerah dan nasional.

a. Bentuk Bentuk BUMD

        Bentuk badan usaha ini bisa dalam berbagai bidang. Sebagai contoh bidang transportasi umum seperti bus kota. Bidang Pengelolaan Pasar seperti PDRPH (Perusahaan Daerah Rumah Potong Hewan). Pada bidang jasa perbankan, maka akan didirikan Bank Daerah. Sedangkan dalam bidang penyediaan air bersih, maka akan dikelola oleh PDAM (Perusahaan Daerah Air Minum).

b. Peran BUMD
     Penyedia barang bernilai ekonomis yang tidak mampu diproduksi oleh swasta.Ø      Sebagai instrumen daerah untuk menata perekonomian daerah.Ø     Pihak yang mengelola berbagai aset dan sumber daya alam daerah untuk memenuhi kebutuhan masyarakat.Ø      Menghadirkan pelayanan prima bagi masyarakat luas.Ø      Berkontribusi dalam kemajuan sektor bisnis yang belum dilirik oleh swasta.Ø      Sebagai penyedia lapangan pekerjaan.         Ø      Membina pengembangan unit usaha kecil seperti koperasi.Ø      Mendorong kemajuan masyarakat di beragam bidang kehidupan.

c. Tujuan BUMD

Berikut ini beberapa tujuan dari pendirian BUMN.

1)      Berperan sebagai sumber pendapatan atau penerimaan daerah serta negara.
2)      mengembangkan tingkat perekonomian masyarakat.
3)      Memberikan keuntungan finansial bagi daerahnya masing-masing.
4)   Memberikan berbagai manfaat melalui penyediaan barang atau jasa yang kualitasnya tinggi. Sehingga bisa memadai guna memenuhi kebutuhan masyarakat.
5)   Sebagai perintis kegiatan usaha atau bisnis, yang pada umumnya belum bisa dilakukan oleh koperasi ataupun pihak swasta.
6)  Senantiasa memberikan pembimbingan dan membantu masyarakat, lembaga koperasi dan penguasa yang termasuk dalam golongan ekonomi lemah.
7)   Memiliki kontribusi dalam pembangunan daerah, agar mampu memberikan pelayanan prima kepada seluruh masyarakat.

e. Contoh BUMD

Contoh badan usaha yang dikelola daerah antara lain BPD (Bank Pembangunan Daerah), Perusahaan Daerah Angkutan Kota (seperti Bus Kota, Trans Jakarta, Trans Jogja), PDAM (Perusahaan Daerah Air Minum) dan masih banyak lagi contoh BUMD lainnya.

 C. BUMS ( Badan Usaha Milik Swasta)

a. Macam-macam BUMS

Terdapat beberapa macam BUMS, yaitu perusahaan perseorangan, firma, persekutuan komanditer (CV), dan Perseroan Terbatas (PT). Berikut ini adalah penjelasan mengenai macam-macam BUMS tersebut.

1.Perusahaan perseorangan



Perusahaan perseorangan adalah badan usaha swasta yang dimiliki oleh satu orang. Oleh karena itu, pengelolaan badan usaha ini mudah dan biaya yang dikeluarkan pun murah. Ketika pemilik merasa usahanya tidak menguntungkan lagi, ia dapat dengan mudah menutup usahannya. Segala resiko dan kerugian ditanggung oleh orang tersebut. Contoh daripada perusahaan perseorangan adalah bengkel, laundry, toko pakaian, UKM (usaha kecil menengah).

2.Firma

Firma adalah perusahaan yang didirikan oleh beberapa orang dengan nama bersama. Pendirian firma dilakukan dihadapan notaris dengan membuat akta pendirian sebagai bukti tertulis. Dalam firma, modal ditanggung bersama antara anggota. Laba dan rugi dinikmati dan ditanggung bersama berdasarkan perbandingan yang sudah disepakati bersama. Biasanya orang yang tergabung dalam firma saling mengenal seperti keluarga, saudara, dan sebagainya.

3.Persekutuan komanditer (CV)


CV didirikan oleh beberapa orang yang terbagi menjadi anggota aktif dan anggota pasif. Anggota aktif merupakan anggota yang ikut menanam modal sekaligus berperan aktif dan bertanggung jawab dalam badan usaha. Sedangkan anggota pasif hanya menanamkan modal saja. Keuntungan yang diperoleh perusahaan dibagi sesuai dengan perjanjian yang sebelumnya sudah disepakati. Anggota aktif akan mendapatkan keuntungan yang lebih banyak dibandingkan anggota pasif.

4.Perseroan terbatas (PT)



PT adalah badan usaha yang didirikan beberapa orang, berbadan hukum, dan modalnya terbagi atas saham-saham. Pemilik saham terbesar memiliki kontrol terbesar atas badan usaha. Pemegang saham dalam sebuah PT disebut sebagai persero. Keuntungan bagi persero diberikan dalam bentuk deviden. Tanggung jawab persero terbatas pada jumlah modal yang disetor.

Terdapat 2 jenis PT, yaitu :

PT Terbuka : Perseroan dimana setiap orang berkesempatan untuk menanamkan modal dengan cara membeli saham. Ciri daripada PT terbuka adalah pada bagian belakang nama PT terdapat tulisan "Tbk.". Contoh : PT Gudang Garam,Tbk.PT Tertutup :  PT yang sahamnya tidak diperjualbelikan secara bebas, tetapi terbatas pada kalangan tertentu. Misalnya dikalangan orang-orang yang memiliki hubungan keluarga

b.Peranan Badan Usaha Swasta

a.     Membantu pemerintah dalam usaha memperbesar penerimaan negara melalui pembayaran pajak dan lain-lain.
b.   Sebagai partner (mitra) pemerintah dalam mengusahakan sumber daya alam dan mendorong pertumbuhan ekonomi Indonesia.
c.       Membuka kesempatan kerja.
d.   Membantu pemerintah dalam mengelola dan mengusahakan kegiatan produksi, distribusi, dan konsumsi yang tidak ditangani oleh pemerintah.
e.      Membantu pemerintah dalam usaha meningkatkan devisa nonmigas melalui kegiatan pariwisata, ekspor-impor, jasa transportasi, dan lain-lain.

c. Kebaikan dan Keburukan BUMS

a. Kebaikan BUMS

1)      Secara ekonomis
a.       Menambah lapangan kerja,
b.      Mempermudah kegiatan ekspor-impor,
c.       Meningkatan pendapatan dan devisa negara.
2)      Secara nonekonomis
a.       Merangsang sistem pendidikan dan latihan kerja,
b.      Meningkatnya standar keahlian dan alih teknologi.


b. Keburukan BUMS

1)      Secara ekonomis
a.       Berkurangnya devisa negara karena keringanan bea masuk,
b.      Mengalirnya devisa ke luar negeri,
c.       Berkurangnya pendapatan negara karena keringanan pajak.
2)      Secara nonekonomis
a.       Adanya kemungkinan penyalahgunaan potensi sumber daya dan wewenang,
b.      Menimbulkan ketegangan karena persaingan yang tidak sehat.

Sabtu, 23 Maret 2019

Rangkuman Materi Atmosfer ( Klasifikasi Iklim.) -Geografi

Jenis- jenis iklim adalah sebagai berikut :

1. Iklim Matahari.

      Wilayah pembagian iklim yang didasari dari gerak semu tahunan matahari dan dibatasi oleh garis lintang.

  • Iklim tropis. ( 23 ½  '  LU - 23 ½ ' LS )

  1.  Curah hujan tingggi .
  2. suhu udara tinggi .
  3. kembaban udara tinggi .
  4. tekanan udara rendah .
  5. kondisi udara relatif stabil.
  6. Terdapat dua musim yaitu musim hujan dan kemarau .

  • Iklim subtropis. ( 23 ½  LU / LS - 40 ' LU / LS )
  1. Terdapat empat musim  , 
  2. kondisi udara di musim dingin dan panas tidak terlalu ekstrim,
  3. banyak  terjadi badai dan tornado karena amplitodo suhunya lebih besar dari daerah tropis.
  • Iklim sedang. ( 40 ' LU / LS - 66 ½' LU / LS )
Terbagi atas dua lokasi yaitu iklim benua dan iklim samudra. Banyak terjadi badai yg muncul secara tiba-tiba.
  • Iklim dingin (66' LU /LS - 90 ' LU/ LS )
Iklim dingin terbagi menjadi dua yaitu :

  • Iklim Tundra :
  1. Banyak lumut
  2. Tanahnya membeku.
  3. Musim dinginterasa sangat dingin, musim panas terasa sejuk.

  • Iklim Es :
Salju Abadi
Contoh : Greenland dan Antartika.
2.Iklim Fisis.

Iklim fisis adalah Iklim berdasarkan bentuk fisik permukaan bumi. Iklim fisis dibagi menjadi beberapa bagian yaitu :
  • Iklim laut / Iklim Maritim
dipengaruhi oleh kondisi laut.
Ciri- ciri : Penguapan tinggi , banyak terjadi hujan , daerah lembab, langitnya tertutup oleh awan ,perbedaan suhu antara siang dan malam rendah , serta memiliki curah hujan yang tinggi.
  • Iklim darat / Iklim benua
Dipengaruhi oleh suhu udara yang ada di darat
Ciri- ciri : kelembaban udara rendah, perbedaan suhu antara siang dan malam sangat mencolok, curah hujan sedikit , banyak terdapat gurun.1
  • Iklim gunung.
Ciri- ciri : Beriklim sedang , hujan banyak terjadi di lereng yang menghadap angin.
  • Iklim musim.
Ciri -ciri : Terjadi pergantian iklim setiap setengah tahun .
3.Iklim menurut koppen.
  •  Iklim A (iklim tropis. )
  • Iklim B ( Iklim arid atau kering.)
  • Iklim C ( Iklim sedang hangat.)
  • Iklim D ( iklim salju.)
  • Iklim E ( Iklim es atau salju abadi.)
Adapun huruf kedua dalam penunjukan tingkat kelembaban atau kebekuan wilayah . Untuk iklim A, C , dan D huruf  keduanya adalah sebagai berikut :
  1. Huruf f menunjukan kondisi lembab.
  2. Huruf w menunjukan musim kering yang jatuh pada musim dingin.
  3. Huruf s menunjukan musim kering yang jatuh pada musim panas.
  4. Huruf m menunjukan munson, yaitu musim dingin yang jelas.
Khusus untuk tipe B huruf keduanya adalah sebagai berikut :
  1. Huruf s ( stepa atau semiarid.)
  2. Huruf w (gurun atau arid. )
Khusus untuk tipe E , huruf keduanya adalah sebagai berikut :
  1.  Huruf t artinya tudra
  2. Huruf f artinya salju abadi
  3. Huruf h artinya iklim salju pegunungan tinggi.
Dengan demikian , penggolongan iklim koppen adalah sebagai berikut :



  •  Af
Iklim hujan tropis.
  • Aw
Iklim sabana tropis.
  • Am
Pertengahan antara iklim sabana tropis dan hujan tropis.


  • Bs
Iklim stepa atau semiarid.
  • Bw 
Iklim gurun atau arid.


  • Cw
Iklim lembab dan musim kering yang terjadi pada musim dingin.
  • Cs
Iklim lembab dan musim kering terjadi pada musim panas.
  • Cf
Iklim lembab , lembab sepanjang tahun.


  • Df
Iklim hujan salju dingin dan lembab sepanjang tahun.
  • Dw
Iklim salju dingin dan musim kering dan terjadi pada musim dingin.


  • Et
Iklim tudra.
  • Ef
Iklim kutub.
  • Eh
Iklim salju pegunungan tinggi.


4.Iklim menurut Schmind Ferguson.



    Klassifikasi iklim oleh Schmind Ferguson adalah klasifikasi iklim yang banyak digunakan dalam bidang perkebunan dan pertanian. Klasifikasi iklim ini dibuat berdasarkan kondisi iklim di daerah tropis.

Rumus :


Keterangan :

Q  : Gradien.
Bulan kering : bulan dengan curah hujan < 60 mm
Bulan basah  : bulan dengan curah hujan > 100 mm

     Berdasarkan nilai Q , klasifikasi iklim digolonggongkan sebagai berikut :

Nilai Q
 Tipe daerah.
 A ( Q =   0%           -    14,3 %    )
  Sangat basah.
 B  (Q =   14,3 %     -    33,3 %     )
Basah.
 C ( Q =  33,3 %      -     60 %       )
Agak basah.
D ( Q =    60%         -     100 %     )
Sedang.
E ( Q =    100%        -     167 %    )
Agak kering.
F ( Q =     167 %     -       300%     )
Kering.
G ( Q =    300%      -       700 %   )
Sangat kering
H ( Q lebih dari 700 % )
Luar biasa kering.

Selasa, 19 Maret 2019

Ringkasan Materi Atmosfer Part 2 ( Pengukuran Unsur-unsur Cuaca )

Pengukuran Unsur- unsur Cuaca dan Interpretasi Matahari .

1. Penyinaran Matahari.

       Banyak sedikitnya penyinaran matahari mempengaruhi suhu udara di suatu tempat. Suhu udara tergantung pada lamanya penyinaran , sudut datangnya sinar matahari , tinggi rendahnya tempat dan keadaan permukaan bumi. Panas matahari memanasi udara di seketiar bumi melalui proses : 
1. konveksi ( Pemanasan secara vertikal. )


2. Adveksi (Pemanasan secara horizontal.)


3.Turbulensi (Penyebaran panas secara berputar- putar.)


4. Konduksi ( Penyebaran panas karena bersinggungan benda yang ada di bumi .)



2. Suhu Udara.
       Suhu menunjukan derajat panas suatu benda . Alat untuk mengukur suhu adalah termometer. Kondisi temperatur suhu dipengaruhi oleh :
  • Sudut datangnya sinar matahari.
  • Lamanya penyinaran matahari.
  • Keadaan awan.
3. Tekanan Udara.
     Tekanan udara adalah masa udara yang dapat memberikan tekanan pada permukaan bumi. Alat untuk mengukur tekanan udara adalah barometer dengan satuan milibar . Sementara itu alat untuk mencatat tekanan udara adalah barograf. Daerah yang banyak menerima panas matahari udaranya akan mengembang naik. Oleh karena itu daerah tersebut bertekanan udara rendah.

4. Angin.
     Angin adalah  udara yang bergerak dari daerah yang bertekanan tinggi ke daerah yang bertekanan daerah rendah. Alat untuk mengukur kecepatan angin adalah anemometer.


  • Angin Pasat. ( Angin yang bergerak dari subtropik menuju tropik )
  • Angin Antipasat. ( Angin yang bergerak dari tropik menuju subtropik )
  • Angin Muson. ( Angin yang berganti arah setiap setengah tahun sekali. )

5. Awan.
   Awan adalah kumpulan uap air yang ada di atmosfer. Pembagian jenis awan adalah sebagai berikut :

a. Awan Tinggi 
  1.   Sirus (Ci)   
    • Berbentuk serat halus seperti bulu angsa.
    • Awan jenis ini tidak akan menimbulkan hujan.
    • Awan ini terbentuk pada ketinggian 6 km - 18 km DPL.

  2. Sirostatus ( Cs)   
    • Memiliki bentuk putih kelabu yang halus dan akan menutupi seluruh permukaan langit.
    • Akan menimbulkan efek halo.
    • Bisa menimbulkan hujan gerimis yang kadang kita rasakan pada hari yang panas.
    • Berada pada ketinggian 600 m dpl. 

  3. Sirokomulus ( Cc)   

  •  Berbentuk seperti geromolan domba.
  • Ketinggian berkisar 6000 - 12000 meter dpl. 

b. Awan Menengah 
  1. Altokomulus ( Ac)
    • Bentuk seperti bola-bola kapas serta memiliki jumlah yang banyak.
    • Berada pada ketinggian 2000 -7000 meter dpl.

  2. Altostratus ( As)
    •   Bentuknya bergelomang.
    •  Awan ini biasanya terbentuk pada sore hari atau malam hari dan akan hilang saat matahari terbit.
    • Berpotensi menghasilkan hujan ringan jika awan ini berkumpul cukup banyak dan tebal.
c. Awan Rendah 
  1.  Stratokomulus. ( Sc)
     
    • Tetlihat seperti gumpalan bola-bola putih .
    •  Awan ini memiliki warna kelabu ataupun berwarna putih yang akan dengan mudah di temukan di waktu senja.
    • Awan ini menandakan kondisi atmosfer sedang stabil. Sehingga, kamu bisa melihat awan tersebut daim dalam beberapa waktu.
    • Ketinggian berkisar 1500 - 2000 m dpl.

  2. Stratus. ( St)
    •   Berbentuk serat putih atau kelabu serta berlapis-lapis.
    • lokasi terbentuknya cukup rendah dan memiliki persebaran kabut yang luas.

  3. Nimbostratus ( Ns)
     
    • Berpotensi menimbulkan hujan ringan dan hujan sedang dalam jangka waktu yang lama.
    • Awan ini terbentuk antara 600 - 3000 m dpl.
e. Awan yang terjadi karena udara naik. 
  1. Kumulus ( Cu)
    • Berwarna putih cerah di satu sisi dan kelabu di sisi lain.
    • Berbentuk seperti kembang kol
    • Memiliki ketinggian atau lebar awan sampai 1000 m

  2. Kumolonimbus ( Cb)
    •   Jenis awan yang menimbulkan hujan lebat.
    • Ketinggian 2000 - 16.000 m dpl.
6. Kelembaban Udara.
     Kelembaban udara menunjukan jumlah air yang terkandung di dalam udara . Semakin tinggi suhu udara sekalin banyak kandungan uap air. Ada dua jenis kelembaban udara yaitu kelembaban mutlak dan kelembaban nisbi  .

7. Curah Hujan. 
     Curah hujan adalah jumlah air hujan yang jatuh pada suatu tempat di permukaan bumi . Alat untuk mengukur curah hujan di sebut penakaran hujan atau pluviometer. Ada macam- macam jenis hujan diantaranya sebagai berikut :
  1. Hujan Zeintal ( hujan yang terjadi saat matahari berada di titik puncaknya)
  2. Hujan orografis ( hujan yang terjadi karena masa udara yang yang mengandung uap air terhalang oleh gunung atau pegunungan.)
  3. Hujan frontal ( Hujan yang terjadi karena tabrakan masa udara panas dan masa udara dingin.)
baca juga :